RANTING NU SUGIHWARAS
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
PEMBENTUKAN PANITIA MUSYAWARAH RANTING NU SUGIHWARAS TAHUN 2026
Sugihwaras — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihwaras mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) NU Sugihwaras Tahun 2026. Persiapan tersebut ditandai dengan pembentukan panitia Musran yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di MI Darussalam Sugihwaras (MIDAS).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rais Syuriah beserta jajaran, Pengurus Ranting NU Sugihwaras, serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU tingkat ranting Sugihwaras. Pertemuan berlangsung dalam suasana musyawarah dan kekeluargaan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian pergantian kepengurusan dapat berjalan tertib, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
Pembentukan panitia ini menjadi langkah penting mengingat masa khidmat Pengurus Ranting NU Sugihwaras akan berakhir pada Oktober 2026. Dengan berakhirnya masa khidmat tersebut, organisasi akan melaksanakan Musyawarah Ranting untuk menentukan kepengurusan baru, termasuk pemilihan Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2026–2031.
Ketua Tanfidziyah PRNU Sugihwaras, Drs. KH. Achmad Lutfi, MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Tanfidziyah harus tetap mengedepankan nilai-nilai organisasi dan pertimbangan terhadap kapasitas calon.
“Untuk memilih Ketua Tanfidziyah, siapapun boleh mencalonkan diri. Namun kita sebagai warga NU harus memperhatikan ketokohannya, manajemen organisasi, dan mempunyai akidah Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Menurutnya, Musran bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menentukan arah perjalanan NU di tingkat ranting untuk lima tahun mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan panitia dalam menjalankan seluruh tahapan Musran secara profesional. Panitia diharapkan mampu mempersiapkan administrasi, teknis pelaksanaan, komunikasi dengan peserta, hingga koordinasi dengan struktur NU di atasnya.
“Para panitia mempunyai tugas menyelenggarakan Musyawarah Ranting NU Sugihwaras ini, yang nantinya juga akan dipimpin oleh Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Candi. Oleh sebab itu diperlukan koordinasi dan konsultasi dengan MWCNU,” lanjutnya
Koordinasi dengan MWCNU Candi dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan Musran berjalan sesuai mekanisme dan tata organisasi Nahdlatul Ulama. Dengan adanya pendampingan tersebut, setiap tahapan diharapkan dapat dipersiapkan secara matang sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Selain memilih Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2026–2031, Musran nantinya juga diharapkan menjadi forum evaluasi terhadap perjalanan kepengurusan sebelumnya. Berbagai program yang telah dilaksanakan dapat menjadi bahan refleksi untuk menentukan prioritas program kerja kepengurusan mendatang.


