RANTING NU SUGIHWARAS
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
Lailatul Ijtima Rutin Ranting NU Sugihwaras, Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Amaliah Ahlussunnah wal Jamaah
Sugihwaras – Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, secara rutin menyelenggarakan kegiatan Lailatul Ijtima’ setiap malam Senin Pahing. Kegiatan keagamaan yang bertempat di Musholla Roudlotul Ulum tersebut menjadi salah satu ikhtiar warga Nahdliyin dalam mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat pemahaman terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan salat sunah taubat, tasbih, dan hajat. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyertai setiap rangkaian ibadah yang dilaksanakan bersama oleh para jamaah.
Setelah rangkaian salat sunah, kegiatan dilanjutkan dengan istighotsah sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan, rahmat, dan keberkahan Allah SWT. Doa bersama ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kajian Kitab Perkuat Pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah
Salah satu agenda utama dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ adalah kajian kitab Hujjatu Ahlis Sunnah wal Jamaah, yang disampaikan oleh Kiai Solikhin, pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Hidayah Sugihwaras.
Melalui kajian tersebut, para jamaah diajak untuk memperdalam pemahaman mengenai landasan keagamaan dan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah. Pengajian kitab menjadi sarana penting untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam sekaligus membangun pemahaman agama yang berlandaskan ilmu, tuntunan ulama, dan tradisi keislaman yang berkembang di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Kehadiran kajian kitab dalam rangkaian Lailatul Ijtima’ juga menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada ibadah ritual, tetapi turut memberikan ruang pembelajaran bagi masyarakat agar semakin memahami nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menjaga Tradisi, Memperkuat Persaudaraan
Lailatul Ijtima’ merupakan salah satu tradisi keagamaan yang memiliki nilai penting dalam kehidupan warga Nahdliyin. Melalui pertemuan rutin ini, masyarakat tidak hanya berkumpul untuk beribadah dan menuntut ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta membangun kepedulian sosial.
Konsistensi pelaksanaan kegiatan setiap malam Senin Pahing menjadi wujud komitmen Ranting NU Sugihwaras dalam merawat tradisi keagamaan di tingkat desa. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat hubungan antarjamaah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern, kegiatan seperti Lailatul Ijtima’ memiliki peran strategis dalam menjaga kedekatan masyarakat dengan masjid dan musholla, memperkuat pendidikan keagamaan nonformal, serta mewariskan nilai-nilai keislaman kepada generasi penerus.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara istiqamah ini, Ranting NU Sugihwaras berharap tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan warga Nahdliyin terus terjaga. Dengan demikian, Lailatul Ijtima’ tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman, memperluas wawasan keagamaan, dan merawat persatuan umat di Desa Sugihwaras.
Lailatul Ijtima’ menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah masyarakat tidak hanya dibangun melalui kebersamaan dalam kehidupan sosial, tetapi juga melalui ketekunan beribadah, semangat menuntut ilmu, dan komitmen menjaga persaudaraan.


